Penting nya power bank, Cycling ke Desa Demulih Bangli. 


  
Ceritanya minggu pagi 2 Agustus 2015 nongkrong di renon hahahihi sampai jam 9 pagi, itu dalam keadaan batere HP 80% trus lanjut ke pulau serangan pemanasan otot bersama Widi dan dwi Puspa. Jam 11 siang lunch di pantai Padang galak di jamu oleh Nyoman Suartika, itu batere HP 65%, tepat jam 12 siang meluncur ke kota Gianyar dan tiba jam 1.20 PM dengan batere 40% karena tadi update status di kemenuh dan blahbatuh. Rehat sejenak sambil ngecash HP dan berhasil menjadi 55%.  Lanjut perjalanan melewati desa demulih yang sangat indah, foto sana foto sini dan akhirnya tiba di desa apuan kecamatan tembuku bangli dengan batere 32%. Duh senengnya ampe finish mau ajum foto-foto. Hidupkan mode video sekian detik dan HP makebyet mati, ou ou ou. Di lokasi air terjun mana ada listrik, pengunjung yg datang juga tidak ada yg tak lihat bawa power bank. Mati kake ngut, bengong sing karuan sing ngidang narsis di puncak. Mulai merenung membeli power bank untuk perjalanan jauh seperti aku.  

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s