Potensi wisata kecamatan Banjar Buleleng


Kawasan Banjar yang berada daerah di bali utara ini sejak dari dulu sudah menyimpan daya tarik tersendiri, yang pertama adalah kebun anggur hitam. Buah kecil hitam ini rasanya asam-asam manik dan sangat populer sebagai bahan dasar wine. Ketika musim panen banyak warga yang menjual hasil kebunnya di pinggir jalan dengan harga murah terjangkau. Secara kasat mata memang sebagian besar masyarakat banjar memiliki kebun anggur hitam.

kedua adalah brahma vihara amara (miniatur borobudur), sebuah kawasan suci yang sudah ada sejak tahun 1971, uniknya di kawasan sekitarnya di huni oleh masyarakat yang notabena hindu. Semua berjalan harmonis sampai sekarang, dan disekitar vihara tampak pemandangan pegunungan menghijau.


 Semua tampak cantik dan perasaan tenang ketika duduk santai di sebelah candi borobudur. Ketika itu ada seorang anak muda yang duduk di dekat pintu masuk, dia juga bertugas membunyikan bel-bel tertentu karena di dalam vihara ada yang tinggal.


 Ternyata vihara ini menjadi daya tarik bagi wisatawan asing seperti contoh foto di bawah ini :

ketiga adalah air panas banjar, tempat ini ada saja pengunjungnya, belum lagi hari raya sudah pasti ramai. Beberapa masyarakat yang datang percaya bahwa air panas ini mampu menyembuhkan masalah kulit. Dengan tiket masuk terjangkau Rp. 10.000 ++ saat ini kawasan dikelola oleh yayasan yeh panes. 


Di kawasan atas terdapat sebuah tempat suci pelinggih yang di sebelahnya terdapat sumber mata air panas yang tidak pernah surut. Tutur pengelola, setiap harinya jam 5 sore sudah menguras kolam dan membuangnya ke sungai kemudian jam 7 malam mulai mengisi lagi kolam pemandian sampai besoknya jam 7 pagi. Selalu begitu setiap hari. Sepanjang jalan masuk ke obyek, ada banyak warung yang menjual paket oleh-oleh bali termasuk penjual pakaian untuk berendam air panas jadi tidak perlu cemas jika lupa membawa pakaian ganti.


terakhir adalah kawasan wisata bali aga yang berada di desa Sidetapa dan Pedawa, jika ada yang tahu tentang tempat pembuatan gula aren maka desa Pedawa adalah tempatnya, sejak dari dulu sudah terkenal akan itu. Hal unik lain adalah terkait kain songket khas desa Sidetapa yang memiliki bentuk unik. Memang desa bali aga di Bali selalu memiliki hal unik untuk diceritakan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s