Makan bersama itu menambah selera


Saat itu iwan kangen kita. Dia undang Kita makan dalam acara yg sebenernya bukan itu tujuan Utama nya. Ya dia Kangen Kita.

Kita makan sekenyang nya. Obrolan tak pernah berhenti. Bully an terus datang, ah tapi semua itu tetap asik.

Sampai pukul 21.30 seorang Istri tercinta telepon, kok belum Pulang.

Dan Kami bubar asik.

2 comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s