Rindu daluman


11 Mei 2018

Ajakan spontan untuk gowes sore ke sawah berakhir di pasar anggabaya. Duduk di pematang sawah hanya menatap perubahan langit biru- orange..perbincangan seputar gowes bali Jakarta dengan sepeda ontel yang sudah di jalani dwi Puspa kala itu. Nyamuk sudah mulai menyerang dan angin malam membuat perut saya lapar. Ahhhh pasar malam sudah menunggu kami.

Ahhh nikmat sekali. Segelas daluman dan sepiring sayur Plecing. Pokoknya Rp 15.000 susah sangat kenyang. Dan ditutup dengan rujak nanas gula.

2 comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s