warga di pinggiran bukit trunyan


Seorang warga yang punya lahan di atas bukit trunyan memiliki beberapa hambatan, seperti sulit mencari air, mesti jalan kaki ke desa trunyan untuk sekolah maupun sangkep banjar. Tapi justru akses mudah saat ke pasar di daerah Tianyar tengah.

Lahan yang ia miliki menyimpan view yg indah dan beberapa orang sudah datang kesana untuk bermalam.

Di ketinggian 1.300 mereka Menanam kopi dan saat saya mampir kesana , saya disuguhkan kopi Kebun mereka dengan Pengolahan tradisional.

Orang- orang disana sudah sangat tangguh naik turun bukit setiap hari.

Putih anjing ku tampak energetic naik turun bukit Trunyan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s