Budaya Bali

2015/01/img_0485.jpg

Sore tadi exercise kecil ke Campuhan Ubud lewat pematang sawah desa Sibang. Takjub banget aku harus berhenti karena Barong lewat di areal persawahan. Menunggu 15 menit menikmati budaya bali. Dalam barisan itu ada guru SMA 8 Denpasar yang dulu mengajar Bahasa Bali namanya Pak Nuadiana. Bapaknya hanya senyum-senyum aja.

Cinta Banget Dengan Ikan Aquarium

2015/01/img_1659.jpg

Ikan itu melambangkan keheningan, gerakan tubuhnya membuat tenteram pikiran manusia. Jika airnya jernih dan ada beberapa tumbuhan air maka aquarium itu menjadi televisi, betah banget nontonin. Ga perlu pakai mesin air yang hanya buang-buang listrik, cukup dengan ikan sapu-sapu pemakan lumut.

Jika kalian ada yang punya aquarium tak terpakai lagi, info ke aku ya.

Anjing melahirkan.

Hari ini 14 Januari 2015 . Kemaren malem jam 1 pagi, aku dibangunkan oleh terikan anjing yang melahirkan, kala itu hujan rintik-rintik dan kandangnya basah kuyup, aku tengok dan sudah ada 1 baby anjing di dekatnya, sambil dia meraung-raung kesakitan. Aku dan ayah pun memindahkan anjing itu ke dalam rumah agar hangat dan bisa memantau kelahiran anaknya, sampai siang ini sudah 7 anak yg keluar tapi mati satu mungkin karena tertimpa ibunya. Walau sudah keluar 7 anak tapi perutnya masih aja besar, entah kenapa.

2015/01/img_0443.jpg

Rumput laut membawa keheningan

2015/01/img_4372.jpg

Jika bermain ke Pulau Nusa Penida kita akan banyak melihat mata pencaharian masyarakat sebagai petani rumput laut dan nelayan. Dalam foto tersebut aku bersama ayahanda Bli Sukadana yang pernah menjabat sebagai ketua panitia acara Nusa Penida Festival pertama. Kalo jadi petani rumput laut itu identik dengan deburan ombak, panasnya pantai, pohon kelapa dan keheningan.

Tanjakan gila Desa Sulangai, Antapan dan Batunya.

/home/wpcom/public_html/wp-content/blogs.dir/30c/19329369/files/2014/12/img_0008.jpg

Minggu ini adalah manis Kuningan di penghujung tahun 2014 dan saat yg tepat untuk cycling. Walau malam sebelumnya sempet debat karena ada lelaki yg belum mendukung aktivitas cycling ku. Hihihi. Mumpung belum maried mari puas-puasin cycling asal inget cari duit buat beli ban yang sudah menipis.

Yaps pagi itu hanya 3 orang yaitu 1 laki-laki dan 2 wanita, memilih arah Bongkasa sampai Petang kemudian masuk Bedugul via desa Sulangai. Aduh tanjakan nya gila tapi pendek untuknya tapi terjal juga. Udara sejuk selama tanjakan membuat hati sejuk pula.

Dan akhirnya finish di Patung Jagung pada pukul 11.30 am dengan perut keroncongan. Makan santai mandi ngobrol dan pukul 14.00 back to Denpasar dengan guyuran hujan di pertengah jalan. Yah menyenangkan guys.

Menanti Januari 2015

Btw kapan ada diskusi lagi ,, berhubung tanggal 15 januari 2015 ada 2 agenda penting,, yaitu penetapan pendaftaran desa dan peletakan batu pertama reklamasi. Kalian sebaiknya mengambil sikap,, buat diskusi dengan topik UU desa apakah yg didaftarkan desa adat atau desa dinas? Berhubung kalau masalah reklamasi mau gak mau kalian harus terima,, karna proyek ini sudah disetujui pusat..

/home/wpcom/public_html/wp-content/blogs.dir/30c/19329369/files/2014/12/img_9153.jpg