Susur kampung dengan sepeda gayung

3 hari di kampung sebaiknya di manfaatkan dengan olahraga. Maka aku pilih sepeda. Desa ku bernama Dauh Waru (Jembrana) dan pagi itu aku memilih rute pinggir pantai desa Cupel. 


Maka foto di atas menggambarkan dampak sampah dan abrasi Laut. 

Untung explore Desa jadi tau bagaimana kondisinya. 

Kemudian Lanjut ke Desa pengambengan ternyata Ada Pelabuhan Ikan coy 


Besar juga tempat Nya, Masyarakat sekitar Merasa mendapat Lapangan pekerjaan. Terima Kasih Pelabuhan. 


Main ke sebelah Nya kok Ada yg sibuk goreng-goreng ya trus kata mereka Sedang membuat minyak Ikan. Aku sendiri mencium aroma Tidak sedap. Tidak enak nanyak sama mereka. Aku pun penasaran itu minyak untuk apa. 


Saatnya menikmati lahan pertanian di kampung sebelum semuanya berubah menjadi beton. 


Tak lupa Aku membeli kedelai mentah Di pinggir Jalan, Buset Murah banget harganya. Keranjang Sepeda penuh bok Cuma 15rb. 

Walau perjalanan total hanya 25 km tapi Aku mendapat Banyak Cerita. Terima Kasih Sepeda gayung. 

Repost : Cinta 

Penemuan Menggemparkan Manusia di Amerika 
Menyatakan bahwa sel-sel kanker paling takut dengan CINTA.

Penelitian menemukan banyak orang sakit karena tidak punya (cinta kasih)!
Profesor Amerika seorang dokter terkenal, dia telah mengobati banyak orang sakit dari berbagai belahan dunia. Begitu melihat seseorang, dia sudah tahu mengapa orang itu sakit. Karena dari tubuhnya TIDAK DITEMUKAN sedikitpun “kasih” dalam dirinya., Hanya ada penderitaan, keluhan dan deraian air mata yang membungkus seluruh tubuhnya. 
Profesor mengatakan: Kebanyakan orang sakit karena tidak ada hati kasih dalam dirinya. Yang ada hanya kesedihan dan deraian air mata. Getaran magnet kasih dibawah 200 menyebabkan mudah terserang sakit.

Bahwa sebagian orang sakit SELALU menggunakan pikiran negatif. Jika frekuensi cinta kasih seseorang DIATAS 200 maka dia tidak akan sakit. 
Pikiran atau niat negatif mana yang ada di bawah getaran 200? Yaitu *suka mengeluh, suka menyalahkan orang lain, dendam pada orang*. Kalau pikiran ini yang menguasai pikirannya berarti magnet cinta kasihnya hanya ada di sekitar 30-40 saja. Proses tidak putus-putusnya menyalahkan orang lain telah menguras sebagian besar tenaga sehingga frekuensi cinta kasihnya berada dibawah 200. Orang- orang seperti itu SANGAT MUDAH mengidap berbagai jenis penyakit.
Frekuensi paling tinggi berada di angka 1000 dan yang paling rendah berada di angka 1. Beliau mengatakan di dunia ini dia telah melihat yang mempunyai frekuensi positif di atas 700 maka kekebalannya/ kemampuannya sangat cukup. Jika orang-orang seperti itu tampil di suatu tempat maka ia bisa mempengaruhi frekuensi positif di daerah itu. Seorang yang berkebajikan tinggi yg mendapatkan penghargaan novel perdamaian seperti Bunda Teresa jika muncul di suatu tempat maka frekuensi di tempat itu pun menjadi positif dan sangat tinggi. Semua orang yang hadir di tempat tersebut akan merasakan getaran kasihnya yang sangat tinggi, semua orang merasa nyaman dan sangat tergugah di dalamnya.
Pada saat orang yang memiliki getaran HAWA positif tampil di suatu tempat maka dia akan menggerakkan semua orang dan makhluk yang ada di tempat itu menjadi nyaman dan merasa damai. 
Namun pada saat orang memiliki pikiran negatif muncul di suatu tempat bukan saja akan mencelakai dirinya sendiri tetapi juga bisa menyebabkan ATMOSFIR / HAWA POSITIF ditempat tersebut memburuk.
Profesor 霍金斯 telah melakukan puluhan ribu riset contoh kasus dan penelitian pada orang-orang yang berbeda namun jawabannya serupa yaitu : asal getaran frekuensinya berada DIBAWAH 200 maka orang itu PASTI SAKIT. Tapi jika berada DIATAS 200 maka orang itu TIDAK SAKIT.  
Yang diatas 200 : apa saja yg didasari dengan hati *Welas Asih, cinta kasih, suka beramal, gampang memaafkan, lemah lembut*, dan lain-lain. Ini semua berada di frekuensi sekitar 400-500.
Sebaliknya *suka membenci, emosional, menyalahkan orang lain, marah, iri hati, menuntut orang lain, egois, dalam semua hal hanya memikirkan kepentingan pribadi, tidak pernah memikirkan perasaan orang lain*, orang-orang seperti itu mempunyai frekuensi magnet yang PALING RENDAH. Hal itu yg menyebabkan menjadi penyakit kanker, sakit jantung dan penyebab penyakit lainnya.
Dia memberitahukan kepada kita dari sudut pandang medis bahwa *pikiran* itu sangat luar biasa pengaruhnya terhadap kesehatan dan penyakit seseorang.
*Kekuatan Cinta :*

Seorang seniman biola setelah mengidap penyakit kanker dia berjuang melawan penyakitnya namun dia merasakan semakin hari semakin memburuk lalu dia memperbaiki konsep pikirannya dengan mencintai semua sel kanker yang ada dalam dirinya sendiri, dia melihat sel kanker yang menyakitkan itu sebagai sebuah pelayanan pada dirinya dan ia berterima kasih padanya dan dia merasakan perasaannya lebih nyaman. Selanjutnya dia memutuskan menjalani dengan Cinta untuk menghadapi dan semua masalah yang dihadapinya dia memutuskan untuk melayani setiap orang dan dirinya sendiri dengan cinta.
Setelah beberapa waktu berlalu di luar dugaan, semua sel-sel kanker dalam dirinya menjadi hilang. Terakhir dia menjadi seorang ahli therapy di Jepang. Dia mendapati dasar dari semua kehidupan adalah CINTA.. Pada saat seseorang telah bisa hidup dengan cinta, maka dia bisa mendapatkan kedamaian dan kesehatan secara fisik dan batin.
*”Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang.”*

Slow ride ke desa Carang sari petang


17 july 2016 

Velo Girl bali slow ride sepanjang 60 km dengan waktu bersepeda selama 5 jam. 

Peserta : 

Dita

Yuning

Nengah Ari

Ipeh

Maha

Riri

Start bersepeda jam 7.30 dan tiba di Rumah jam 4 sore. Kami lama minum hot Chocolate di desa Carang sari dan santai makan ayam Prambanan di jalan ayani. 

Saya pribadi yg mengatur track berusaha mengurangi jalan raya dengan masuk-masuk ke jalan sawah atau kebun warga. 

Semoga makin banyak lagi wanita bali yg sadar untuk olahraga teratur. 

Ride grouping terbesar dalam hidup ku. 


Bersepeda ku mulai merambah ke sepeda Road Bike. Baru belajar 6 bulan pakai Road Bike dan iseng ikut acara Milagro di bali, baru deh ngerasain sprint dengan RB. Otak konsentrasi tinggi nggak boleh lengah di kecepatan tinggi. Punggung dan bahu pegal mungkin karena size sepeda 48 yang semestinya aku 46. Ga sempet minum air di bidon Kalo sudah sprint pake RB. Walau sepeda pinjaman tapi Road Bike memang efisien waktu. Dan terkadang aku rindu sadel empuk MTB dan View tanah sawah. 

Trims Susi. Berkat kamu aku bisa sepedaan sama Milagro. Jakarta. 

Ride penatahan – belimbing. 


Senangnya hari ini bisa bersepeda full team ( Linud. Putu. Dita. Dwi ) dengan jarak tempuh 115 km bersepeda santai penuh kuliner menjajaki tanjakan Desa sangketan. Masuk Hutan abian roling climb climb, yg paling Aku ingat adalah makanan yg kita Makan Satu hari ini : Kue CK, pisang, bangkuang, tipat cantok, es buah, sosis goreng, Susi beruang, pocari sweet, minuman kaleng adem sari, kerupuk, Capcay, telor ceplok, telur rebus, Power bar, sate babi, jagung bakar, kopi jahe , sari roti, nasi jinggo, teh hangat. Setelah cek strava kalori yg terbakar sebanyak 4000.

Lelah memang tapi full adventure. Mantap mas Bro 

Bukit abah Klungkung 


Bukit ini bisa di gapai dari desa besan, nanjak 5 km dulu dengan ketinggian 800m, kondisi jalan rusak dan hanya kendaraan warga lokal yang lalu lalang. 

Tumben saya lihat jalan di bali seperti ini, nggak ada pur, nanjak terus.

Kalo tanjakan asah goblek jalan mulus ramai kendaraan dan masih ada pur. 

Keringat bercucuran, berkali2 berhenti menenangkan nafas, !

Osila sebagai orang asli desa besan mengantar kami dengan motor sampai di puncak. Dia memang Guide lokal yg cerdas. Katanya ini tempat dia latihan sepeda juga.


Pekak Taek yg baru sembuh 3 minggu lalu maksa mau ikut karena katanya jaraknya dekat, iya memang dekat 25 km, nanjak nuntun turun juga nuntun. Sampai keesokan harinya Pekak bilang tidak bisa jalan, sangat pegel. 


Putu Raka tombajil masih eksis dengan kuatnya dia nanjak selalu terdepan. Linud yg semalam sebelumnya tidur jam 3 pagi sudah poyok di tanjakan di bawah. 

Di atas bukit putu membeli arak sambil kita sarapan telur rebus dan Osila sambil wawancara pembuatan arak.  

Lanjut naik sedikit melintasi bukit di depan, stok air minum sudah habis, untung putu punya teman jadi kita mampir minta air kelapa 5 butir. Hanya dengan air kelapa dan isinya itu kita bertahan di perbukitan indah itu. Ada juga bekal kue2 circleK. 


Tiba di puncak, lama sekali kami di atas. Kesyab ada view bagus di atas. Si Pekak sudah nyari teduh di bawah pohon kecil, kita pun memutuskan turun ke desa tri Eka buana sidemen Karangasem. Perbukitan itu jarang di lintasi orang, semak-semak banyak, sepanjang jalan putu Raka sudah menghilang di depan. Di tengah perjalanan itu aku berpikir, bener ada jalan nya ini. 

Istirahat lagi di depan  dengan rasa haus, si pekak walau haus terus saja bercerita apa saja. Ceritanya membuat ku lupa akan kekhawatiran jalan di depan. 


Pas nemu jalan turun pun kami mesti nuntun lagi. Sangat terjal. Apalagi si Pekak pakai ban road. Sampai akhirnya ketemu warga lokal yg mencari kayu bakar, baru ada rasa lega ternyata jalan ini tembus. 


Sempat di sebuah turunan Pekak jatuh jungkir balik sampai stang sepedanya bengkok. Aku malah tertawa melihat dari belakang. Pekak aman tanpa luka. Cuma pegel aja sekarang. 


Sampai nemu desa langsung mampir ke Warung beli air minum. Lanjut ke jalan raya sidemen dan menuju tukad Unda untuk berendem. 

XC sudah berakhir dengan mandi di sungai Unda dan lunch jam 5 sore di Senggol Klungkung menu sate kambing, daluman, srombotan. 

Balik denpasar dengan mobil dan ketemu Dita dulu di Sanur sambil Happy time ! 

Noted : jalur ini bagus buat latihan sebelum climb  track ke Bromo atau Flores. 

Road Bike Bali

Bersepeda dengan Roadbike itu ringan dan hemat waktu. Itu sudah kucoba hari ini ke desa kayuambua kintamani bersama Club road Bike bali, dengan jarak tempuh 100km memakan waktu 4 jam _an. 

Ban nya kecil jadi lincah di jalan aspal. Di rumah ada MTB ban nya bergerigi, lambat di aspal. 

Ketika jalan turunan lebih stabil dengan MTB, pas pake road Bike rasanya was was Karena ban nya kecil dipakai ngebut di turunan. 

Sampai saat ini belum beli road Bike ,, 

Belum dapet dukungan penuh dari pasangan. Hihihi