Gini Lhow Punk


Denpasar kolektif itu semua orang setara, berusaha untuk membuka diri, dan tidak mengikat satu sama lain. Skrg punya perpustakaan zin. Sempet juga mengadakan bali zin festival. Sindikat pesta Kebon sebagai distro mereka. Kita nggak pernah memaksa orang untuk aksi. Semua datang dari keinginan sendiri.

Dunia punk itu tidak hanya musik. Ternyata ada literasi sebagai wadah belajar. Awal nama punk itu dari Inggris , bank punk itu kayak Marjinal dan sex pistol. Street punk biasanya ngamen, nongkrong, tidur di jalan. Crash punk lebih sering menolak perang, penampilan nya dengan celana banyak tempelan.

Ada wacana tentang “ayo terima anak punk di masyarakat” sedangkan dari anak punk sendiri tidak peduli mau di terima atau nggak. Berusaha jadi diri sendiri aja. Kita nggak bisa merubah pikiran masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s